Legenda tersebut bernama Batu Gantung, yang bercerita tentang seorang gadis yang hendak mengakhiri hidupnya karena dipaksa menikah dengan seorang pria yang menjadi pilihan orang tuanya. Namun sang gadis sama sekali tidak mencintai pria tersebut, karena sang gadis sudah memiliki kekasih yang sangat ia cintanya.
Berbagai gejolak hati pun muncul berkecamuk di pikiran sang gadis, antara menyetujui pilihan orang tuanya ataukah harus berpisah dengan kekasih hatinya. Di tengah kebimbangannya tersebut, sang gadis mencoba mengasingkan diri dari rumahnya dan pergi ke Danau Toba untuk menjernihkan pikirannya. Namun apa daya, masalah yang membuatnya bimbang tak beranjak dari pikirannya sehingga gadis tersebut putus asa.
Sambil di ikuti oleh anjing kesayangannya, gadis tersebut berjalan kesana kemari tak tentu arah. Sesekali timbul niatnya untuk mengakhiri hidupnya untuk terjun ke Danau Toba, namun anjing kesayangannya tersebut terus menggonggong ketika melihat gadis tersebut ingin terjun ke danau. Sang gadis pun mengurungkan niatnya, dan tetap berjalan tak tentu arah menelusuri Danau Toba seraya mencoba mencari solusi untuk terlepas dari masalah yang menghantui pikirannya.
Disaat sang gadis begitu serius berfikir, tanpa dia sadari dia terperosok ke dalam sebuah lubang yang sangat dalam dan gelap. Bebatuan yang mengelilingi lubang tersebut seolah hendak menghimpit dirinya, sehingga di tengah kepanikan sang gadis berteriak memohon pertolongan dan disambut dengan suara anjing kesayangannya yang terus menggonggong.
Merasa dirinya sudah tidak dapat diselamatkan lagi, sang gadis pun pasrah akan dirinya dan membiarkan bebatuan tersebut terus bergerak sedikit demi sedikit, Sementara si anjing kesayangannya berlari pulang ke rumah keluarga si gadis tersebut dan memberikan suatu isyarat kepada orang tua si gadis bahwasanya si gadis dalam keadaan bahaya dan harus diselamatkan.. Mendengar hal tersebut, orang tua si gadis pun bergegas menuju lokasi lubang dimana sang gadis tersebut terperosok ke dalamnya.
Berbagai cara mereka lakukan untuk menyelamatkan nyawa sang gadis, hingga kemudian salah seorang dari keluarga sang gadis melemparkannya tali agar sang gadis dapat diselamatkan. Namun, Anjing yang terus menggigit tali tersebut untuk menarik sang gadis ikut tertarik ke dalam lubang.
Sehingga tak lama kemudian bumi berguncang hebat dan orang-orang disekitarnya berlarian kesana kemari, perlahan-lahan lubang tersebut menghimpit sang gadis dan anjing kesayangannya yang tidak terselamatkan. Beberapa saat setelah kejadian tersebut, munculah sebuah batu yang menyerupai tubuh manusia dengan seekor anjing yang diyakini masyarakat sekitar bahwa batu tersebut adalah jelmaan dari sang gadis dan anjing kesayangannya.
Seperti itulah mitos dari objek wisata Batu Gantung yang terdapat di Danau Toba ini yang kini menjadi cerita turun temurun yang diwariskan oleh generasi-generasi sebelumnya. Meskipun hanya sebuah legenda, namun cerita tersebut memang menarik sekali untuk disimak. Namun, apabila Anda ingin melihat objek wisata Batu Gantung tersebut, Anda hanya dapat melihatnya dari kejauhan saja sebab untuk menuju ke lokasi Batu Gantung ini sangat sulit, terutama tebingnya yang cukup terjal.